P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4
Bookmark

Translate

Usaha 35 Tahun Hancur dalam 2 Jam, Kisah Pilu Aris Korban Kebakaran Pasar Bengkayang

Usaha 35 Tahun Hancur dalam 2 Jam, Kisah Pilu Aris Korban Kebakaran Pasar Bengkayang

Kebakaran Besar di Pasar Seluas Bengkayang, 22 Ruko Hangus dan Korban Hanya Bisa Pasrah

Kebakaran besar yang terjadi di Pasar Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, menghanguskan 22 unit ruko dan kios. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi para korban, termasuk Aris (60), seorang pedagang sembako yang telah berdagang selama 35 tahun di lokasi tersebut.

Kebakaran terjadi dalam waktu singkat, hanya dalam dua jam, sehingga semua bangunan menjadi puing-puing. Aris, salah satu korban, hanya bisa pasrah melihat hasil dari kejadian tersebut. Ruko empat pintu miliknya hancur total, dengan lebih dari 90 persen barang dagangan hilang.

Peristiwa kebakaran terjadi pada hari Minggu, 4 Januari 2026. Saat itu, Aris hanya bisa berdiri di tempat dan menatap puing-puing yang tersisa. Ia melihat garis polisi terbentang dan petugas pemadam kebakaran yang sedang berusaha memadamkan api yang masih menyala.

Aris mengingat peristiwa tersebut dengan rasa sedih. Ia mengatakan bahwa saat api mulai merambat ke arah toko miliknya, ia langsung menutup pintu untuk mencegah api masuk. Namun, keadaan semakin buruk karena angin yang kencang mempercepat penyebaran api. Meskipun hujan gerimis turun, air tidak cukup untuk memadamkan api yang sudah membesar.

Dalam situasi kritis, warga dan sanak keluarga Aris berusaha membantu menyelamatkan barang-barang. Mereka memintanya untuk membuka pintu agar bisa menyelamatkan beberapa barang yang masih bisa diselamatkan. Dari jumlah barang yang hilang, hanya sekitar 10 persen yang berhasil diselamatkan, seperti mesin pendingin es krim, elektronik, dan alat-alat bangunan.

Aris mengungkapkan bahwa kepanikan terjadi ketika api mulai merambat ke toko-toko lain. Warga berhamburan mencoba menyelamatkan barang mereka sendiri, tetapi ia memilih untuk tidak ikut serta karena takut barang akan dibawa kabur. Meski begitu, dia tetap mempercayai orang-orang yang datang membantu.

Pemadam kebakaran akhirnya tiba setelah seluruh bangunan ruko hangus. Aris mengatakan bahwa mobil pemadam dari Bengkayang dan Sambas tiba sekitar pukul 21.00 WIB. Diperkirakan ada sekitar 20 personel dari Bengkayang dan belasan dari Sambas yang bekerja keras untuk memadamkan api.

Pasca-kebakaran, Aris dan para korban lainnya berharap adanya perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang. Mereka ingin kawasan pasar Seluas dibangun kembali demi memulihkan perekonomian. Selain itu, mereka juga berharap dapat memiliki Hak Guna Bangunan (HGB) untuk memudahkan pengajuan asuransi. Dengan adanya HGB, para pedagang dapat memperoleh perlindungan terhadap kerugian yang dialami.

Kebakaran ini tidak hanya menghancurkan bangunan, tetapi juga menghapus kenangan lama dan usaha yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Bagi Aris, kehilangan ruko dan barang dagangan adalah pukulan berat yang sulit untuk dilupakan. Namun, ia tetap berharap bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga dan mendorong tindakan nyata untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

0

Posting Komentar

Komentar untuk berinteraksi dengan komunitas Brokerja.com. Dapatkan informasi tips terbaru disini.