
Respons Dewi Perssik terhadap Keinginan Eva Manurung
Setelah lama menjadi sorotan, akhirnya pedangdut ternama Dewi Perssik memberikan respons terkait keinginan Eva Manurung, ibu dari Virgoun, untuk menjadikannya sebagai menantu. Sebelumnya, Eva sempat mengungkapkan harapan bahwa putranya akan berpacaran dengan Dewi Perssik. Hal ini memicu banyak spekulasi di kalangan publik.
Dewi Perssik yang akrab disapa Depe mengatakan bahwa ia tidak ingin menjadi istri dari Virgoun. Meskipun begitu, ia bersedia menjadi figur yang dekat dengan anak-anak Virgoun dan Inara. "Nggak harus menjadi istri. Maaf ya mami. Maksudnya kan nggak harus menjadi istrinya Mas Virgoun, aku bisa kok menjadi mamahnya buat anak-anak," ujarnya.
Depe juga menyampaikan rasa hormat terhadap keinginan Eva. Ia menegaskan bahwa ia tidak bermaksud menyakiti hati siapa pun. "Aku sangat menghormati beliaunya gitu. Jadi intinya aku sangat menghormati, aku tidak ingin menyakiti hati siapapun," tambahnya.
Selain itu, Depe menunjukkan sikap terbuka untuk menjalin hubungan baik dengan ibunda Virgoun. "Dan yang pasti aku ingin bersilaturahmi sama mami." Ia juga bersedia jika diminta untuk berkenalan dengan Virgoun. "Kalau mau dikenalin dengan Mas Virgoun juga ya nggak ada salahnya. Namanya juga bersilaturahmi."
Namun, Depe dengan tegas menyatakan bahwa ia belum siap untuk menjadi pasangan Virgoun. "Tapi untuk urusan pasangan, nggak dulu," pungkasnya dengan tangan memohon maaf.
Sosok Dewi Perssik sebagai Mantu Idaman
Eva Manurung sebelumnya telah membocorkan keinginannya memiliki menantu yang bernama Dewi Perssik. Ia menyebutkan bahwa ia menyukai akhlak Depe. "Gue pengin mantuku Dewi Perssik. Gue suka akhlak Dewi Perssik," ujarnya.
Menurut Eva, Depe memiliki sifat yang mirip dengan dirinya. "Akhlak gue, ada di dia. Tegas, apalagi kalau keluarga yang diini kan dia ngamuk. Sama kayak aku itu." Ia juga menganggap Depe sebagai sosok ibu yang baik. "Mungkin dia bukan perempuan yang baik, tapi dia ibu yang baik untuk anak-anaknya."
Perjodohan Bisa Menjadi Bahagia
Perjodohan sering kali dianggap sebagai hal yang tidak biasa. Namun, bagi mereka yang melalui proses ini, bisa jadi menjadi langkah yang tepat. Seperti yang dilakukan Pangeran William, yang sempat dijodohkan untuk mendapatkan permaisuri yang tepat.
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membuat pernikahan hasil perjodohan menjadi harmonis:
-
Menjalin Komunikasi
Komunikasi adalah kunci dalam segala hubungan. Mulailah dengan membuka diri, mengajak bicara, dan mencari kesamaan minat. Dengan komunikasi yang baik, kedekatan bisa terbangun secara alami. -
Membangun Kedekatan/Kebersamaan
Bersama-sama melakukan aktivitas sehari-hari seperti masak, makan, atau membersihkan rumah dapat mempererat ikatan. Kehadiran orang yang dekat bisa menjadi fondasi kuat untuk hubungan. -
Positive Thinking
Berpikir positif dan terbuka adalah langkah bijak. Jangan terjebak pada pikiran bahwa pasangan tidak cocok. Fokuslah pada hal-hal baik yang ada pada dirinya. -
Anak sebagai Jembatan
Kehadiran anak bisa menjadi jembatan antara dua orang yang menikah karena perjodohan. Melalui proses mengurus anak, kedekatan bisa berkembang lebih cepat.



Posting Komentar