Ringkasan Berita:
- Psikolog ungkap kemungkinan penyebab perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie.
- Sikap Audi dan Anthony yang tetap tenang selama proses perceraian sejalan dengan penjelasan pihak kuasa hukum.
- Kuasa hukum juga membantah sejumlah dugaan yang mungkin muncul di tengah kabar perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie.
BROKERJA.COM Kabar perpisahan Audi Marissa dan Anthony Xie setelah lima tahun membina rumah tangga mengejutkan publik.
Audi Marissa dan Anthony Xie telah sepakat untuk mengakhiri hubungan sebagai suami istri setelah berupaya mencari jalan keluar atas perbedaan yang terjadi selama kurang lebih satu tahun terakhir.
Psikolog Mintarsih kemudian memberikan pandangan mengenai dinamika yang mungkin terjadi di balik rumah tangga yang dari luar terlihat baik-baik saja.
Psikolog Soroti Kematangan Emosional dan Komitmen Pernikahan
Menurut Mintarsih, perceraian tidak bisa dilepaskan dari kepribadian dan kematangan emosional masing-masing pasangan.
Ia menjelaskan, pasangan dengan kepribadian yang matang secara emosional cenderung memiliki kemampuan lebih baik dalam menghadapi perbedaan sehingga risiko perceraian dapat ditekan.
Namun, menurutnya, terdapat perubahan dalam cara pandang masyarakat terhadap pernikahan. Komitmen untuk mempertahankan rumah tangga dalam jangka panjang dinilai tidak selalu sekuat generasi sebelumnya.
“Pernikahan sekarang itu kurang dengan suatu dedikasi bahwa mereka mau seumur hidup, ada kemauan untuk tidak berpisah, tapi kurang kuat,” ujar Mintarsih.
Ia juga menilai perubahan sikap masyarakat turut berpengaruh. Perceraian saat ini dianggap lebih mudah diterima secara sosial dibandingkan masa lalu.
Selain itu, kondisi mental dan kematangan emosional seseorang juga menjadi faktor penting. Ketika seseorang lebih mudah terbawa emosi dan kurang mampu mengelola konflik, persoalan dalam rumah tangga dapat berkembang menjadi lebih serius.
Faktor Ekonomi Juga Bisa Memicu Konflik Rumah Tangga
Mintarsih turut menyoroti faktor ekonomi sebagai salah satu persoalan yang dapat memperbesar konflik dalam rumah tangga.
Menurut dia, tekanan finansial dapat memicu pertengkaran antara pasangan. Apabila konflik terus berlangsung tanpa penyelesaian, kondisi tersebut berpotensi berujung pada keputusan untuk berpisah.
Di sisi lain, perubahan kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan juga dapat membuat pasangan memiliki tujuan yang semakin berbeda.
Karena itu, menurut Mintarsih, komitmen untuk hidup bersama serta kemampuan berkompromi menjadi hal penting dalam mempertahankan sebuah pernikahan.
Audi dan Anthony Tetap Kompak Saat Jalani Perceraian
Di tengah proses perceraian, Audi Marissa dan Anthony Xie justru menunjukkan sikap yang relatif tenang.
Keduanya terlihat datang bersama ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menjalani proses persidangan. Bahkan, setelah persidangan, keduanya juga meninggalkan pengadilan menggunakan mobil yang sama.
Tidak terlihat adanya perseteruan terbuka maupun aksi saling menyalahkan di antara mereka.
Menurut psikolog, kondisi rumah tangga yang terlihat harmonis dari luar tidak selalu berarti tidak memiliki persoalan.
“Yang namanya sebuah pernikahan, rumah tangga, di dalamnya pasti ada perbedaan, ada konflik entah besar atau kecil,” jelasnya.
Dua orang yang menjalani kehidupan bersama tentu memiliki pemikiran, perasaan, kebutuhan, dan tujuan yang tidak selalu sama.
Perbedaan tersebut sebenarnya merupakan hal yang manusiawi. Persoalannya adalah bagaimana pasangan menyikapi dan menyelesaikan perbedaan tersebut.
Perpisahan Disebut sebagai Hasil Perbedaan Visi dan Misi
Sikap Audi dan Anthony yang tetap tenang selama proses perceraian sejalan dengan penjelasan pihak kuasa hukum.
Kuasa hukum menyebut keputusan berpisah bukan disebabkan oleh konflik besar yang berkepanjangan.
Perpisahan tersebut disebut berawal dari perbedaan visi dan misi dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Keduanya bahkan telah berusaha saling melengkapi dan mencari titik temu selama sekitar satu tahun terakhir.
Namun, upaya tersebut akhirnya tidak menemukan jalan keluar.
“Untuk permasalahan awalnya itu lebih visi misinya saja yang saya lihat. Karena di antara mereka sudah mencoba untuk saling melengkapi kurang lebih setahun belakangan,
Namun karena mereka merasa bahwa tidak ada titik temu, jadi mereka buat perjanjian dan salah satu mengajukan gugatan,” ujar kuasa hukum.
Bukan karena Agama atau Orang Ketiga
Kuasa hukum juga membantah sejumlah dugaan yang mungkin muncul di tengah kabar perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie.
Ia menegaskan, perpisahan pasangan tersebut bukan disebabkan oleh persoalan agama.
“Tidak ada. Tidak ada isu itu,” tegasnya.
Isu mengenai kehadiran orang ketiga juga dibantah. Pihak kuasa hukum mengaku tidak mengetahui adanya pihak lain yang menjadi penyebab berakhirnya rumah tangga mereka.
Dengan demikian, sejauh ini alasan yang disampaikan kepada publik adalah adanya perbedaan di antara keduanya yang membuat mereka merasa tidak lagi cocok menjalani kehidupan sebagai suami istri.
“Kita enggak ada ribut-ribut. Kita baik-baik, sepakat memang sudah tidak cocok lagi untuk menjadi suami istri. Itu saja,” ungkap pihak kuasa hukum.
Meski memutuskan untuk berpisah sebagai pasangan, Audi dan Anthony sepakat untuk tetap menjalankan peran sebagai orang tua.
(BROKERJA.COM)



Posting Komentar