P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4
Bookmark

Translate

Gerald Mengenang Momen Sederhana Sumarna

Kenangan Hangat dan Harapan Keluarga atas Kematian Sumarna

Sumarna, seorang satpam yang meninggal di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya. Ia ditemukan dalam kondisi tangan terborgol pada Jumat (24/6/2026). Hingga saat ini, pihak berwajib masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian tersebut. Di tengah rasa sedih yang masih menyelimuti, keluarga korban berharap kasus ini dapat segera terungkap.

Gerald Surya Pratama (17), anak sulung Sumarna, mengenang ayahnya sebagai sosok hangat dan penuh kasih sayang. Meski tidak sering bercerita tentang pekerjaannya, ayahnya selalu menunjukkan perhatiannya terhadap keluarga, baik kepada dirinya maupun adiknya, Syakila Ratu Calista (9).

Momen kebersamaan yang paling ia kenang adalah ketika ayahnya selalu mengajak berbincang dan menonton pertandingan sepak bola. "Setiap hari suka ngajak ngobrol, suka nonton bola bareng juga," ujar Gerald saat ditemui di rumah duka.

Selain itu, Gerald juga mengingat betapa ayahnya selalu menjemputnya ke sekolah. Meskipun sudah duduk di bangku SMK, ia masih sering diantar oleh ayahnya. "Masih sering dianter ke sekolah," katanya.

Terkait tawaran pekerjaan dari PJT II setelah lulus SMK, Gerald mengaku belum memikirkannya. Ia masih ingin menentukan langkah hidupnya sendiri. "Belum, enggak di PJT," ujarnya singkat.

Ia berharap kasus ini segera menemui titik terang. "Semoga cepat terungkap juga siapa pelakunya, biar tahu siapa yang melakukan," tambahnya.

Sementara itu, kakak ipar korban, Usep (53), mengatakan bahwa Sumarna merupakan sosok yang amanah dan bertanggung jawab. Selain bekerja sebagai satpam di PJT II, ia juga menjadi anggota Linmas di lingkungan tempat tinggalnya di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

"Setahu saya, almarhum orangnya baik. Selain bekerja sebagai satpam PJT II, dia juga menjadi Linmas di desa. Artinya ada kepercayaan, baik dari perusahaan maupun dari pemerintah desa," ujar Usep saat ditemui di rumah duka.

Menurut Usep, kepercayaan yang diberikan kepada Sumarna menunjukkan bahwa ia sosok yang bisa dipercaya. Ia juga mengatakan bahwa Sumarna merupakan ayah dan suami yang bertanggung jawab.

"Rumah saya dekat dengan almarhum. Yang saya tahu, walaupun sibuk bekerja, mengantar anak sekolah itu menjadi kebiasaannya. Anaknya memang lebih senang diantar oleh bapaknya," katanya.

Peran Sumarna dalam Masyarakat

Sumarna tidak hanya menjadi bagian dari keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dari masyarakat sekitarnya. Sebagai petugas keamanan di PJT II, ia dianggap sebagai sosok yang andal dan bisa diandalkan. Selain itu, kepercayaan dari pemerintah desa membuatnya menjadi anggota Linmas yang aktif.

Dari pengamatan Usep, Sumarna memiliki sifat yang baik dan selalu menjalankan tanggung jawabnya dengan baik. Bahkan, meskipun sibuk bekerja, ia tetap menjaga hubungan dengan keluarga, terutama dengan anak-anaknya.

Peran Sumarna dalam masyarakat dan keluarga menunjukkan bahwa ia bukan hanya seorang satpam, tetapi juga sosok yang penuh makna bagi banyak orang. Duka yang dirasakan oleh keluarga dan masyarakat sekitar semakin besar karena kehilangan sosok yang begitu berarti.

0

Posting Komentar

Komentar untuk berinteraksi dengan komunitas Brokerja.com. Dapatkan informasi tips terbaru disini.