
Para mahasiswa yang sedang menjalankan program KKN langsung melakukan evakuasi setelah muncul ancaman tsunami. Mereka bersama warga mengungsi ke kawasan perbukitan dan mulai mendirikan tenda darurat.
Perwakilan mahasiswa KKN UMY, Didan Oktanova Hermawan atau Awan, mengatakan seluruh mahasiswa dalam kelompoknya dalam kondisi aman. Evakuasi dilakukan setelah gempa susulan terjadi.
“Kondisi kelompok kami, alhamdulillah, aman. Terakhir saat gempa susulan ketiga, teman-teman sudah menyiapkan seluruh barang penting, lalu bersama-sama pergi ke bukit,” ujar Awan.
Sebanyak 61 mahasiswa tersebut terbagi dalam dua kelompok. Kelompok Gema Pelita Nusantara (GPN) berjumlah 26 mahasiswa dan ditempatkan di Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Baca selengkapnya



Posting Komentar