P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4
Bookmark

Translate

Kementerian Pekerjaan Umum Luncurkan Gerakan Irigasi Bersih NTT

Kementerian Pekerjaan Umum Luncurkan Gerakan Irigasi Bersih NTT

Gerakan Irigasi Bersih di Daerah Irigasi Oesao

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggelar kegiatan Gerakan Irigasi Bersih di Daerah Irigasi Oesao, Desa Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (7/8/2026). Acara tersebut diikuti oleh sejumlah Balai Kementerian PU yang berada di lingkungan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan ini dibuka secara virtual oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU, Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, dari pusat pelaksanaan Gerakan Irigasi Bersih di Provinsi Banten.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II/BWS NTT, Frangky B. Welkis, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada pembersihan saluran irigasi utama. Tujuannya adalah memastikan distribusi air ke lahan pertanian tetap lancar.

"Hari ini kami berada di Daerah Irigasi Oesao untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih saluran irigasi utama. Tujuannya memastikan layanan air ke persawahan tetap berjalan dengan baik," kata Frangky.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan lima balai Kementerian PU di NTT yang dikoordinasikan oleh BWS NTT, tetapi juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari kelompok tani, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten, hingga Pemerintah Provinsi NTT.

Frangky menjelaskan bahwa Dirjen SDA dalam arahannya menekankan bahwa Gerakan Irigasi Bersih tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi gerakan berkelanjutan untuk menjaga fungsi saluran irigasi.

"Saluran irigasi harus terus dijaga agar tidak tersumbat oleh sedimen, sampah, maupun material lain yang dapat menghambat aliran air," ujarnya.

Selain itu, Kementerian PU juga mendorong keterlibatan pelajar dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari pendidikan karakter.

"Beliau berharap anak-anak sekolah juga dilibatkan agar sejak dini terbiasa menjaga kebersihan diri, lingkungan, termasuk kebersihan saluran irigasi," kata Frangky.

Ia berharap melalui gerakan tersebut kondisi saluran irigasi tetap bersih dan kapasitasnya terjaga sehingga pasokan air ke sawah menjadi lebih optimal.

"Dengan irigasi yang bersih dan berfungsi baik, petani dapat mengelola lahan secara maksimal sehingga produktivitas pertanian di NTT juga meningkat," ujarnya.

Keterlibatan Berbagai Pihak dalam Gerakan Irigasi Bersih

Gerakan Irigasi Bersih tidak hanya melibatkan instansi pemerintah, tetapi juga masyarakat setempat. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kualitas infrastruktur irigasi. Beberapa pihak yang terlibat antara lain:

  • Kelompok tani yang merupakan pengguna langsung dari saluran irigasi.
  • Pemerintah desa yang bertugas mengkoordinasi kegiatan di tingkat bawah.
  • Pemerintah kecamatan dan kabupaten yang memberikan dukungan administratif dan logistik.
  • Pemerintah Provinsi NTT yang memberikan arahan umum dan koordinasi lintas daerah.

Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Peran Pelajar dalam Gerakan Irigasi Bersih

Kementerian PU juga menekankan pentingnya partisipasi pelajar dalam kegiatan ini. Menurut Frangky, hal ini bertujuan untuk memberikan pendidikan karakter kepada generasi muda.

  • Pelajar diajarkan untuk menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.
  • Mereka diajak untuk ikut serta dalam pembersihan saluran irigasi.
  • Diharapkan mereka menjadi agen perubahan dalam menjaga kebersihan saluran irigasi di masa depan.

Dengan melibatkan pelajar, diharapkan kesadaran akan pentingnya irigasi yang bersih dan berfungsi baik dapat menyebar ke seluruh kalangan masyarakat.

Keuntungan dari Saluran Irigasi yang Bersih

Saluran irigasi yang bersih dan berfungsi baik memiliki beberapa manfaat signifikan, antara lain:

  • Memastikan pasokan air ke persawahan tetap lancar.
  • Meningkatkan produktivitas pertanian.
  • Mengurangi risiko banjir akibat saluran yang tersumbat.
  • Meningkatkan kualitas tanah karena air dapat meresap secara optimal.

Dengan saluran irigasi yang terjaga, petani dapat lebih mudah mengelola lahan pertanian mereka, sehingga hasil panen bisa meningkat.

Kesimpulan

Gerakan Irigasi Bersih yang dilakukan oleh Kementerian PU di Daerah Irigasi Oesao merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas infrastruktur irigasi. Keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pelajar, menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan fungsi irigasi. Dengan saluran irigasi yang bersih, diharapkan produktivitas pertanian di NTT dapat meningkat dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

Posting Komentar

Posting Komentar

Komentar untuk berinteraksi dengan komunitas Brokerja.com. Dapatkan informasi tips terbaru disini.