P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4
Bookmark

Translate

Tinggalkan Jay Idzes di Sassuolo, Fabio Grosso Kena PHK Hanya setelah 3 Pertandingan

BROKERJA.COMMeninggalkan Jay Idzes dan Sassuolo pada akhir musim lalu, pelatih Fabio Grosso mengalami nasib di-PHK hanya setelah 3 pertandingan Liga Italia.

Grosso terbilang sukses menangani Sassuolo sejak 2024-2025.

Pada musim tersebut, dia membawa I Neroverdi promosi dari Serie B ke Serie A.

Naik ke Divisi Utama Liga Italia musim lalu, Grosso membawa pasukannya, yang antara lain diperkuat oleh Jay Idzes, dengan nyaman menyelesaikan kompetisi di posisi ke-11.

Setelah 2 musim yang sukses itu, Grosso memutuskan pergi dari Sassuolo.

Pahlawan Timnas Italia waktu menjuarai Piala Dunia 2006 pindah ke Fiorentina, tim yang di atas kertas memang memiliki tradisi dan sumber daya lebih bagus dari Sassuolo.

Dengan pindah ke Fiorentina, Grosso pastinya membayangkan kerja yang lebih mudah untuk finis setidaknya di papan tengah klasemen Serie A dibandingkan waktu menangani Sassuolo.

Namun, realitanya jauh dari harapan karena Fiorentina mengalami awalan yang sangat buruk.

Dalam 3 pertandingan pertama, Tim Ungu selalu mengalami kekalahan.

Secara beruntun, mereka ditaklukkan AS Roma 0-4, Frosinone 0-3, dan Torino 1-2.

Kekalahan dari Roma barangkali bisa dimaklumi karena kualitas lawan memang berada di atas Fiorentina.

Namun, keok dari tim promosi Frosinone kemudian kalah lagi dari Torino kendati sempat unggul lebih dulu berdampak fatal buat karier Grosso di Fiorentina.

Hanya setelah melewati 3 pertandingan, mantan bek kiri Palermo, Inter Milan, dan Juventus itu kehilangan pekerjaannya.

Cuma sekitar 24 jam dari kekalahan di tangan Torino, Fiorentina resmi mem-PHK Fabio Grosso.

Beberapa jam sebelumnya, Grosso sempat bersikeras tidak mau mengundurkan diri.

"Ini bukan start yang kami inginkan dan kami kecewa karena seharusnya tim tidak membiarkan pertandingan ini lepas dari tangan," katanya usai kekalahan dari Torino seperti dikutip dari TMW.

"Saya tidak pernah memikirkan pengunduran diri. Sepak bola telah memberi saya begitu banyak tantangan dan keindahan dari olahraga ini adalah juga mengetahui bagaimana caranya menyerap kekecewaan."

Buat Fiorentina, start yang membuat mereka langsung berada dalam situasi terancam terdegradasi ini jelas tak bisa diterima.

Manajemen klub mengharapkan situasi yang lebih baik setelah mengalami hal serupa pada musim lalu.

Pada kompetisi 2025-2026, Fiorentina sempat lama berada di posisi 3 terbawah klasemen sampai pekan ke-25.

Performa tim membaik setelah memecat pelatih Stefano Pioli dan menggantinya dengan Paolo Vanoli, yang kemudian membawa I Viola finis di posisi ke-15.

Sekarang Vanoli dikabarkan berada di pole position sebagai calon pengganti Grosso dengan nama Thiago Motta dan Raffaele Palladino juga ikut disebut-sebut.

Buat Grosso sendiri, PHK ini terasa menyakitkan karena Sassuolo terlihat baik-baik saja setelah ditinggal dirinya.

I Neroverdi yang kini dilatih Alberto Aquilani tak terkalahkan dalam 2 pertandingan terakhir dan sekarang berada di posisi ke-10 klasemen Serie A.

0

Posting Komentar

Komentar untuk berinteraksi dengan komunitas Brokerja.com. Dapatkan informasi tips terbaru disini.