Ringkasan Berita:
- Kawasan Prabuwinatan mulai dibuka untuk masyarakat setiap Sabtu sore.
- Bangunan yang tersedia juga terbuka untuk kegiatan sosial dan budaya.
- Revitalisasi dilakukan bertahap karena sejumlah bangunan lain masih belum tersentuh pembangunan.
Laporan Wartawan BROKERJA.COM, Ahmad Syarifudin
BROKERJA.COM, SOLO -Kawasan Prabuwinatan yang merupakan bagian dari kompleks Keraton Kasunanan Surakarta, di Kota Solo, Jawa Tengah, kini mulai dibuka untuk masyarakat setelah sejumlah bagian bangunannya direvitalisasi.
Wisatawan dapat mengunjungi kawasan tersebut setiap Sabtu sore.
Yayasan Kusumo Buwono yang terlibat dalam revitalisasi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan bangunan tersebut untuk kegiatan sosial dan budaya.
Ketua Yayasan Kusumo Buwono Jakarta Nina Akbar Tandjung mengatakan pemanfaatan bangunan dilakukan secara bertahap karena belum seluruh kawasan berhasil direvitalisasi.
“Sekarang ini kalau diutuhkan pasti memakan banyak biaya. Maka yang terbuka akan kita manfaatkan. Rencananya akan begitu. Dimanfaatkan untuk sosial budaya,” jelasnya, Rabu (23/9/2026).
Salah satu bagian yang telah dibangun kembali adalah tembok Prabuwinatan yang sempat roboh pada 2018 akibat termakan usia.
Yayasan juga membangun kembali gedung gardu listrik yang berada di dalam kompleks tersebut.
“Kami dari Yayasan Kusumo Buwono Jakarta. Pernah menyelenggarakan suatu event yang dihadiri Panembahan Agung juga. Mengumpulkan suatu dana yaitu untuk bisa terwujud menambal ini,” jelas Nina.
Revitalisasi Tahap Awal Habiskan Rp400 Juta
Untuk revitalisasi tahap awal, yayasan telah mengumpulkan dana sekitar Rp400 juta.
Dana tersebut digunakan untuk membangun tembok, gedung gardu listrik dan menata bagian depan kawasan.
“Di sini ada dua gedung disebut sentra tempat listrik. Kami dari Yayasan Kusumo Buwono belum selesai. Kemanfaatannya untuk masyarakat. Sementara ini penguatan fondasi. Sekitar 400 jutaan sudah terwujud menjadi satu ruangan instalasi ketika bangunan roboh dan ada alat-alat itu,” jelasnya.
Bangunan lain yang berada di kompleks Prabuwinatan masih belum seluruhnya tersentuh pembangunan. Revitalisasi dilakukan sesuai dengan kemampuan pendanaan yang tersedia.
Hasil revitalisasi kawasan tersebut kemudian ditinjau Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada Rabu (23/9/2026). Peninjauan dilakukan dalam rangkaian kegiatan setelah peresmian Revitalisasi Kawasan Keraton Kasunanan Surakarta.



Posting Komentar