P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4
Bookmark

Translate

MUI Bongkar Upaya Perusahaan Terkait Israel Pengaruhi Sikap Boikot

MUI Menolak Tawaran dari Perusahaan Terkait Israel

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengungkapkan adanya upaya dari sejumlah perusahaan yang diduga terafiliasi dengan Israel untuk memengaruhi sikap lembaga tersebut terkait gerakan boikot di Indonesia. Perusahaan-perusahaan ini diketahui mencoba mendekati MUI dengan menawarkan bantuan dana agar lembaga keagamaan ini tidak memasukkan produk mereka ke dalam daftar boikot.

Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, menegaskan bahwa MUI menolak seluruh bentuk tawaran tersebut. Dia menyebut, MUI tetap berkomitmen mendukung perjuangan rakyat Palestina dan menolak segala bentuk dukungan terhadap agresi Israel.

“MUI dengan tegas menolak semua tawaran itu. Kami sampaikan bahwa MUI fokus menyerukan pembelaan terhadap Palestina sebagai sebuah kewajiban,” ujar Cholil di Jakarta, Jumat (10/10).

Dasar Hukum dari Sikap MUI

Cholil menambahkan, sikap tegas MUI berlandaskan pada Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 yang menegaskan bahwa mendukung kemerdekaan Palestina hukumnya wajib, sementara mendukung agresi Israel terhadap rakyat Palestina adalah haram. Fatwa tersebut juga menjadi dasar moral bagi masyarakat Muslim dalam menentukan pilihan konsumsi dan sikap sosial.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai strategi komunikasi dan promosi yang dilakukan perusahaan-perusahaan tersebut. Menurutnya, ada sejumlah pihak yang berusaha memperbaiki citra mereka dengan cara menyalurkan donasi kemanusiaan atau menjadi sponsor kegiatan keagamaan.

“Memberi donasi untuk Palestina tidak bisa dijadikan pembenaran jika secara struktural mereka masih terafiliasi dengan entitas yang mendukung agresi Israel,” kata Cholil.

MUI Dorong Konsistensi dalam Dukungan kepada Palestina

MUI, lanjutnya, mendorong umat Islam di Indonesia agar konsisten dalam mendukung perjuangan Palestina melalui cara-cara damai, termasuk dengan menghindari produk atau perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan kepentingan ekonomi Israel.

“Kami ingin masyarakat lebih selektif dan tetap berpegang pada nilai-nilai keadilan,” ujarnya.

Dengan sikap tegas ini, MUI berharap gerakan solidaritas untuk Palestina tidak hanya menjadi simbol empati, tetapi juga menjadi bagian dari kesadaran kolektif umat Islam Indonesia untuk menolak segala bentuk penjajahan dan ketidakadilan di dunia.

Langkah Konkret yang Dilakukan oleh MUI

Beberapa langkah konkret telah diambil oleh MUI untuk memastikan bahwa sikapnya tetap konsisten dan tidak terpengaruh oleh tekanan dari pihak-pihak tertentu. Salah satunya adalah melakukan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang diduga terlibat dalam aktivitas yang bertentangan dengan prinsip-prinsip keadilan dan kemanusiaan.

Selain itu, MUI juga aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memilih produk yang tidak merugikan rakyat Palestina. Melalui berbagai program pendidikan dan kampanye, MUI berupaya membangun kesadaran kolektif umat Islam akan tanggung jawab sosial dan politik terhadap isu-isu global seperti konflik Palestina-Israel.

Peran MUI dalam Gerakan Solidaritas

Peran MUI dalam gerakan solidaritas untuk Palestina tidak hanya terbatas pada penyampaian fatwa dan kebijakan internal, tetapi juga melibatkan kerja sama dengan organisasi-organisasi lain yang memiliki visi serupa. MUI berkomitmen untuk menjalin koordinasi dengan lembaga-lembaga keagamaan, LSM, dan media massa guna memperkuat narasi keadilan dan kemanusiaan di tengah permasalahan global.

Melalui inisiatif-inisiatif seperti dialog antarumat beragama dan pelibatan tokoh-tokoh masyarakat, MUI berupaya menciptakan ruang diskusi yang inklusif dan transparan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pihak dapat berkontribusi dalam membangun perdamaian dan keadilan di dunia.

Kesimpulan

Dengan sikap tegas dan komitmen yang jelas, MUI menunjukkan bahwa lembaga keagamaan ini tidak hanya menjadi penjaga nilai-nilai agama, tetapi juga menjadi pelaku perubahan positif dalam masyarakat. Dengan tetap memegang prinsip-prinsip keadilan dan kemanusiaan, MUI berharap mampu membangun kesadaran kolektif umat Islam Indonesia yang lebih kuat dan responsif terhadap isu-isu global.

Posting Komentar

Posting Komentar

Komentar untuk berinteraksi dengan komunitas Brokerja.com. Dapatkan informasi tips terbaru disini.