P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4
Bookmark

Translate

Cara Bank Tanah Bantu Warga Terdampak PSN IKN

Featured Image

Pendampingan Warga Terdampak Proyek Strategis Nasional

Badan Bank Tanah terus memberikan dukungan kepada warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur yang terdampak oleh Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah pendampingan dalam mengelola lahan melalui program Reforma Agraria. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah pengembangan tanaman buah.

Sebanyak 200 bibit pohon buah disediakan untuk warga yang menerima lahan dari program tersebut. Bantuan ini diberikan berdasarkan rekomendasi Dinas Pertanian setempat, dengan pilihan tanaman yang sesuai dengan iklim tropis seperti durian, mangga, rambutan, dan kelengkeng. Tujuannya adalah agar warga dapat memanfaatkan lahan secara optimal dan meningkatkan produktivitas mereka.

Selain itu, penyuluh pertanian rutin hadir untuk memberikan panduan cara menanam dan merawat tanaman buah-buahan. Badan Bank Tanah juga menyediakan pupuk yang mendukung keberhasilan penanaman. Kerja sama dengan pemerintah daerah juga dilakukan melalui penyuluh pertanian untuk memastikan tanaman tumbuh optimal dan memberikan hasil yang lebih efektif.

Program ini merupakan tindak lanjut dari penyerahan sertifikat hak pakai kepada sekitar 40 warga yang terdampak PSN. Dengan adanya program ini, diharapkan lahan dapat dimanfaatkan secara lebih produktif. Ke depan, akan ada program lanjutan yang bertujuan mendorong pemanfaatan lahan yang lebih berkelanjutan dan efisien.

Warga sangat mengapresiasi program ini karena dinilai tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan. Hal ini menjadi salah satu langkah penting dalam membantu masyarakat membangun kembali kehidupan mereka pasca-terdampak proyek besar.

Kehadiran Investor Baru di Ibu Kota Nusantara

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (Otorita IKN), Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa saat ini jumlah investor di IKN telah bertambah lima orang dari berbagai bidang usaha. Investor baru ini mencakup sektor kuliner, sarana olahraga, perniagaan, hingga perkantoran swasta. Lima perusahaan yang bergabung adalah PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, dan PT Haidir Griya Karya.

Hadirnya investor baru ini diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di wilayah IKN. Kelima perusahaan ini telah menandatangani tujuh perjanjian pemanfaatan tanah dan pengalokasian lahan aset dalam penguasaan (ADP) OIKN serta akta notarial di Kantor Balai Kota Otorita IKN.

Dengan tambahan lima investor ini, jumlah total investor yang telah menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan di IKN mencapai 50 perusahaan. Total nilai investasi yang telah disepakati mencapai Rp 66 triliun. Investasi tersebut dibagi dalam lima klaster utama, yaitu komersial, perbankan, pergudangan, pendidikan dan kesehatan, serta hunian dan residensial.

Salah satu proyek yang akan segera dimulai adalah pembangunan apartemen hunian bagi staf kedutaan yang direncanakan oleh PT Pakubuwono Mandiri Investama. Proyek ini akan dimulai pada Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada Juli 2028.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Sudiro Roi Santoso, menjelaskan bahwa sejumlah proyek dari lima investor ini direncanakan mulai berjalan pada pertengahan tahun 2026. Saat ini, para pelaku usaha sedang mempersiapkan tahapan perjanjian dan perizinan.

Perwakilan PT Batara Maduma Prospernusa, Bob Yanuar, menyampaikan apresiasi atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan Otorita IKN untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN. Hal ini menunjukkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam membangun IKN sebagai pusat perekonomian baru di Indonesia.

Posting Komentar

Posting Komentar

Komentar untuk berinteraksi dengan komunitas Brokerja.com. Dapatkan informasi tips terbaru disini.