P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4
Bookmark

Translate

Penanganan Batu Saluran Kemih dan Pembesaran Prostat dengan Teknologi Magneto

Teknologi Magneto dalam Pengobatan Batu Saluran Kemih dan Pembesaran Prostat

Batu saluran kemih dan gangguan prostat adalah dua kondisi kesehatan yang sering dialami oleh laki-laki. Kedua penyakit ini memerlukan penanganan yang berbeda sesuai dengan kondisi pasien, namun keduanya dapat diatasi dengan menggunakan teknologi magneto. Teknologi ini diperkenalkan dalam peluncuran Urology & Nephrology Clinic Bethsaida Healthcare.

Teknologi magneto menggunakan sistem laser Holmium generasi baru yang dirancang untuk menangani batu saluran kemih maupun pembesaran prostat. Dalam proses pengobatan, teknologi ini memungkinkan fragmentasi maupun dusting batu saluran kemih. Hal ini memungkinkan batu dipecah menjadi partikel yang lebih halus dengan kontrol presisi yang tinggi.

Menurut dr. Margareth Aryani Santoso, MARS, Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, risiko cedera thermal di saluran kemih lebih minimal ketika menggunakan teknologi ini. "Terlebih ketika batu ditembakkan di saluran, ada kemungkinan lompat, dengan magneto lebih stabil," ujarnya.

Namun, dr. Donny Eka Putra, Sp.U., Subsp.TRK(K), Dokter Konsultan Urologi Subspesialis Trauma & Rekonstruksi Saluran Kemih Bethsaida Hospital Gading Serpong menjelaskan bahwa setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda, sehingga pemilihan terapi tidak bisa disamaratakan.

Dalam menangani kasus batu saluran kemih, dokter akan mempertimbangkan beberapa faktor seperti ukuran dan lokasi batu, kondisi anatomi saluran kemih, tingkat sumbatan, hingga kondisi kesehatan secara keseluruhan sebelum menentukan tindakan yang paling tepat. Namun, dengan adanya teknologi seperti Laser Magneto, tingkat presisi dapat ditingkatkan.

"Sementara pasien yang membutuhkan rekonstruksi saluran kemih memungkinkan kami menangani kasus yang lebih kompleks, mulai dari penyempitan, cedera, hingga kelainan struktur saluran kemih dalam satu layanan yang berkesinambungan," jelas dr. Donny Eka Putra.

Teknologi dalam Penanganan Pembesaran Prostat

Berbeda dengan batu saluran kemih, pada kasus pembesaran prostat, teknologi ini mendukung prosedur HoLEP melalui pendekatan minimal invasive. Pendekatan ini mengurangi perdarahan, mempercepat pemulihan, serta meningkatkan kenyamanan pasien.

Kolaborasi antarspesialis sangat penting dalam menangani gangguan saluran kemih, prostat, atau ginjal. Menurut dr. Boyke Budiman Sumantri, Sp.U., Ketua Urology & Nephrology Clinic Bethsaida Hospital Gading Serpong, kondisi-kondisi ini sering kali saling berkaitan. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antarspesialis agar pasien mendapatkan penanganan yang tepat.

Baginya, ketepatan dan kecepatan menangani penyakit pasien tidak hanya tergantung pada teknologi, tetapi juga pada layanan yang terintegrasi. Mulai dari deteksi dini, diagnosis, terapi medis, tindakan minimal invasif, hingga tindak lanjut dan rehabilitasi.

Untuk itu, Urology & Nephrology Clinic hadir dengan teknologi modern serta kolaborasi tim multidisiplin. “Kami berharap setiap pasien dapat memperoleh penanganan yang lebih cepat, akurat, aman, dan nyaman sesuai dengan kondisi masing-masing,” ujar dr. Boyke.

Pelayanan Berorientasi Pasien

dr. Margareth Aryani menegaskan bahwa setiap pasien bisa menjalani proses pengobatan dengan lebih nyaman, efektif, serta memperoleh hasil klinis yang optimal melalui pelayanan yang berkualitas dan berorientasi pada keselamatan. Ia menekankan bahwa pelayanan kesehatan yang baik tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan pelayanan yang terintegrasi dan berpusat pada pasien.

Posting Komentar

Posting Komentar

Komentar untuk berinteraksi dengan komunitas Brokerja.com. Dapatkan informasi tips terbaru disini.