P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4
Bookmark

Translate

Tren Penguatan HSG Terus Berlanjut, Peluang Aliran Dana ke Pasar Berkembang Meningkat

Tren Penguatan HSG Terus Berlanjut, Peluang Aliran Dana ke Pasar Berkembang Meningkat

Prediksi Penguatan IHSG di Awal Pekan Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan terus menunjukkan tren penguatan pada awal perdagangan pekan ini, Senin (10/8). Pada akhir perdagangan Jumat (7/8), IHSG ditutup menguat 65,94 poin atau 1,04 persen ke posisi 6.409,65. Dalam sepekan, IHSG tercatat naik sebesar 2,78 persen.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda menyatakan bahwa penguatan IHSG pada pekan lalu didukung oleh beberapa sentimen positif dari dalam negeri. Salah satu faktor utama adalah rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II/2026 yang mencapai 5,29 persen year on year (yoy). Selain itu, kinerja emiten semester I/2026 tergolong solid, dengan sejumlah perusahaan mencatatkan pertumbuhan laba.

Selain itu, inflasi Juli yang berada di angka 2,88 persen dan kenaikan nilai tukar rupiah ke kisaran Rp 17.800 per dolar AS turut memberikan sentimen positif bagi pasar saham.

Dari sisi eksternal, pelemahan pasar tenaga kerja AS setelah data non farm payroll (NFP) AS pada Juli terkontraksi sebesar 23 ribu, jauh di bawah ekspektasi surplus 80 ribu. Hal ini meningkatkan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed yang lebih dovish dan membuka peluang aliran dana ke pasar-pasar emerging market.

Reza melihat bahwa IHSG memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan dengan support di level 6.400–6.350 dan resistance di 6.425–6.450 pada perdagangan Senin (10/8). Secara teknikal, keberhasilan IHSG bertahan di atas 6.400 sebelumnya menjadi sinyal positif, karena level tersebut berpotensi berubah fungsi menjadi support.

Menurut dia, potensi penguatan juga didukung oleh peluang capital inflow. Pada perdagangan terakhir, tercatat net foreign buy sekitar Rp 917 miliar di pasar reguler. Ditambah dengan ekspektasi The Fed yang lebih dovish setelah data tenaga kerja AS melemah, serta kinerja semester I/2026 yang relatif positif, ruang penguatan IHSG masih terbuka.

Prediksi Pergerakan IHSG pada Senin (10/8)

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi memperkirakan IHSG pada Senin (10/8) akan bergerak mixed cenderung menguat terbatas dalam rentang level support 6.320 dan resistance 6.480. Menurutnya, pasar akan dipengaruhi beberapa sentimen.

Pertama, rilis data indeks keyakinan konsumen periode Juli 2026 yang diperkirakan berada di level 116 atau turun dari bulan sebelumnya di level 117,8. Hal ini melanjutkan tren penurunan sejak Januari 2026 yang masih berada di level 127. Tren ini cenderung menunjukkan kekhawatiran akan kondisi ekonomi saat ini, termasuk persepsi ketersediaan pekerjaan yang cenderung turun.

Kedua, penguatan nilai tukar rupiah ke level 17.800 per dolar AS menjadi sentimen positif untuk pasar. Terlebih, asing juga mencatatkan foreign inflow di pasar saham pada awal pekan Agustus 2026 sebesar Rp 494 miliar.

Ketiga, dari sisi eksternal, pasar menantikan rilis data inflasi AS periode Juli 2026 yang diperkirakan tumbuh melambat sebesar 3,4 persen yoy dari bulan sebelumnya 3,5 persen yoy. Jika sesuai, maka akan ada dampak yang lebih positif seiring dengan stand The Fed yang dapat lebih dovish.

Rekomendasi Saham untuk Investor

Reza menyarankan investor untuk mencermati saham BRPT, BBRI, dan PSAB pada perdagangan pekan depan. Sementara, Audi merekomendasikan trading buy untuk TPIA, MDKA, dan ESSA.


Posting Komentar

Posting Komentar

Komentar untuk berinteraksi dengan komunitas Brokerja.com. Dapatkan informasi tips terbaru disini.